Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Trianza Online - Members

A

Ranti Adriani
(Ranti, Aci, Acek, Koncek, Kucok)

Padang, 28 Agustus 1984

Jl. Kedondong No.365 Perumnas IV Indarung. Phone : 777245

Ciri khas : Jilbaber albino, jalannya cepat. Suaranya sayup-sayup tak sampai

P : Jangan lupa sama Acex yaa! Mohon maaf lahir ‘n bathin. Minal Aidin Walfaidzin.

K : I Love Trianza!! And all of them inside!

Prestasi :

Wartawati teraktif Harian X-Post
10 besar jimat-wati sejarah
Tukang cemeeh Reni + Wandi + Bos
Komentar : Karyawati teladan yang suka menguping pembicaraan Bos-X ini sangat ahli dlam bidang makhluk hidup dan persoalannya. Walau berperawakan sedikit serius, namun cewek virgo ini sebenanrnya balai abis bok. Kebalaian ini hanya diperlihatkan untuk 4 bagian terbelakang kelas Trianza. Walau tidak memegang andil yang besar di kelas, namun ketidakhadirannya sehari membuat suasana kelas menjadi nyaman. Diam, tapi menghanyutkan, kiranya itulah ucapan yang cocok buat jilbaber ini. Sabananyo paja ko iduik, protes-protesnya berkembang biak menjadi gosip-gosip gilo, tapi karano kurang sponsor makonyo inyo diam se. Wajah yang sok lugu, kironyo alah tahu tentang adonyo biro jodoh profesional di Trianza, karano tu inyo ikuik daftar. Untunglah si biro tau samo apo yang dinio samo Acek-X. Tapi gosip hot ko, alah pernah kalua sakali di X-Post

Ari Safbendri
(Bang Ai, Oranye, Malawak, Dukun A.S)

Padang, 18 November 1984

Jl. Dr Sutomo No.65. Phone : 25818

Ciri khas : Cowok kurus tinggi, yang suka senyum, en suko tamanuang.

P : Marapalam gank, semoga bisnisnya lancar. Aur Duri gank, pemasukan barang tetap lancar. Pesis boys, tetap selamat kendaraannya. Cyber kids, jangan itu-itu di internet

K : Kelas yang balai penuh dengan tukang lawak (Uu’X, Bos X, Triple X, Juned)

Prestasi :

Kiper ebat, andalan tim-nas
Master lawak paliang buayo
Pria filosofis aristokrat (mirip Aristoteles), sok tau tapi indak tau
Teknisi andalan Trianza
Komentar : Jika anda ingin mengetahui masa depan atau diramal dengan sedikit lelucon yang memang indak lawak, tidak usah jauh-jauh. Trianza memilikinya, yaitu dukun A.S yang lebih senang dipanggil Bang Ai. Entah kenapa ia dipanggil abang. Mungkin karena kelebihan cara berpikirnya yang revolusioner, radikal, yang mengingatkan kita pada sosok Aristoteles. Cowok yang berbintang scorpio ini mempunyai kharisma dan daya pikat yang menakjubkan. Tidak terhitung berapa cewek-cewek yang jatuh bangun untuk menjauhinya. Bahkan kehadiran Ai telah memberikan nuansa dan corak yang berbeda dalam menentukan sikap di Trianza. Tidak heran pendapatnya ditolak dengan senang hati. Tapi itulah kelebihan Ai, dia tidak pernah putus asa. Apalagi pada saat bermain bola. Sebagai benteng terakhir pertahanan Trianza, Ai berhasil bangkit dari mimpi buruknya, menjadi biang kekalahan pada Liga Smansa I. Ai mengeluarkan semua kemampuannya sehingga menjadi biang kemenangan pada pertandingan pertama Liga Smansa II. Seiring bertambahnya umur, dibutuhkan seorang figur yang mampu meneruskan segala kelebihan Ai, ternyata pilihannya tidak salah. Koles dalam waktu singkat berhasil menguasai ilmu Ai.

Rizaldi
(Aldi, Riau, Riri, Rizal)

16 Juni 1984

Jl. Jati II No.47 E. Phone : 498126

Ciri khas : Bano main WE, rambut tipis, angok kudo, lari co patuih, utak kumuah walau ketua BRI

P : Banyak-banyaklah beramal untuk kebahagiaan di akhir masa!

K : Sebagai perantau yang bergabung di Trianza ini saya sangat terkesan sekali dengan kelas yang kompak dan balai ini. Trianza adalah kelas terbaik yang pernah saya temui!.

Prestasi :

Finalis TO
Ketua BRI “terbaik”
Anggota Smansa Voice dengan suara “termerdu”
Komentar : Memang, rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri, istri tetangga lebih cantik dari istri sendiri (he he he...) Inilah yang dialami oleh Rizaldi. Dia memutuskan masuk ke Smansa walaupun sebelumnya sudah sekolah di SMU Pekanbaru. Dengan gigih dia berjuang menempuh pendidikan. Dia juga harus merasakan derita sebagai anak kost. Meskipun sebagai anak rantau, Aldi mampu terpilih sebagai Ketua Bina Remaja Islam (entah alasan apa yang membuat dirinya terpilih). Salah satu keberhasilannya adalah pembentukan Tim Nasyid Smansa Voice II yang kebetulan tampil dua kali, dan setelah itu tidak ada kabar beritanya lagi

Alexander Cuandy
(Wok, Alex, Ayung)

Padang, 13 Juni 1984

Jl. Nipah No.39 A Padang. Phone : 20653

guitar_fy@yahoo.com

Ciri khas : Cowok albino, kalau lah galak matonyo inda’ nampak, bantuak Jet Li indak jadi, suko senyum

P & K : Happy-happy aja tuh ! (hidup Happy!)

Prestasi :

Cowok mantiak
Salesman pena terbaik
Murid kesayangan Pak Iwan & Buk YY
Komentar : “Jangan panggil aku Cina” Ini tidak terjadi pada Alex karena semenjak pemunculan perdananya di Trianza, Alex sudah mencuri hati warga Trianza dan menjadi bagian tak terpisahkan dari Trianza. Maklum, warga Trianza memiliki ketergantungan yang besar pada Alex, karena ia merupakan agen tunggal dari pena murah anti macet Cello yang dipromosikan dibuat di India. Alex juga pernah meraih gelar aktor pembantu terbaik dalam pementasan drama “Dukun” bersama Ai, Andini, dan Nia yang sukses mengocok perut warga II1, walaupun tidak berlaku untuk Ibuk Mis. Semakin hari, skill fisik dan mentalnya Alex semakin meningkat. Namun satu dari Alex yang belum pernah berubah yaitu sikapnya yang easy going, spontan yang tak jarang membawa keceriaaan bagi warga Trianza

Andini Aswar
(Andin, Andini)

Medan, 28 Juli 1984

Polamas I Blok K-14 Andalas Padang. Phone 38903

Ciri khas : Jilbaber,kawan pulang Furqan,pendiam

P : Good luck!

K : It’s nice being the member of this class

Prestasi :

Cewek terkalem di Trianza (dulunya)
Konco palangkinnyo Intenk
Komentar : Gadis temok & montok ini sangat terkenal dengan kejujurannya, mampu menyaingi kejujuran Miss “Anida”. Prinsip sangat langka dimiliki warga Trianza ini ternyata tidak mampu bertahan lama. Berkat keuletan dan kegigihan setan-setan Trianza, partai berat dan kelompok Baron X3, sang gadis temok mulai goyah. Keluguannya, kejujurannya, kebisuannya lenyap begitu saja. Hal ini terjadi sejak terjadi pemasangan “buntuik” di Trianza. Dan alhasil, sang temok berhasil memenangkan lotete dan ditempatkan bersama dengan Kucos, salah satu personil partai berat. Akhir cerita, gadis ini sekarang sering terlihat bercakap-cakap dengan gadis-gadis Trianza. Bahkan bujang-bujang Trianza ikut dilahapnya. Benar-benar kemajuan yang besar.

Refni Ifani
(Anik, Fani)

Padang, 17 Juni 1984

Jl. Mutiara Indah No.15 RT I. RW 3 Padang Besi. Phone : 71722

Ciri khas : Imut, amit-amit, mantiak bana

P : Maa antu den!

K : Antah lah...

Prestasi :

· Cewek Termantiak

· Squad inti tari Trianza

Komentar : Hitam manis, berkumis adalah hal yang menonjol dari cewek yang satu ini. Walaupun begitu, kumis itu tidak mengurangi pe-denya sama sekali. Aniek dengan matanya yang sayu namun menggoda telah dinobatkan sebagai salah satu cewek tergenit di Trianza. Ini terbukti dengan keberhasilannya bersama Iwid merontokkan hati Pak Iwan sehingga beliau rela membatalkan ulangan Fisika. Aniek juga termasuk dalam squad tari Trianza. Ia bersama dancer lainnya telah beberapa kali membawa nama Trianza di ajang perpisahan.

Dian Ayu Hamama Pitra
(Ayau, Puyau, Kuciang, Kuch)

Padang, 15 May 1984

Jl. Marapalam Raya V No.19 25125. Phone : 25191

veroparadia_09@yahoo.com

Ciri khas : Cewek bersuara kucing, en suko kapik buku di katiak, acok ka warnet

P : Ingatlah daku selalu. Kalau AYB, jangan lupa singgah ka rumah tangah, antara Marapalam dan Aur Duri

K : Di sini telah lahir manusia-manusia unique dan itu tak mungkin terlupakan

Prestasi :

Jawara tukang piciak
Juara I suara tertinggi (sopran girl)
Suka “on time”
Komentar : Meong, mendengar suara ini bisa teringat akan kucing, namun suara tersebut dapat kita temukan di Trianza. Kalau sekilas kita perhatikan, memang tidak mirip kucing, tapi suaranya mengingatkan kita akan binatang lucu itu. Sedikit sekali gosip yang menerpa cewek ini, tapi kedekatannya dengan Iwid, menimbulkan pertanyaan di lingkungan Trianza, ada apa gerangan ? Namun kalau kita berbicara prestasi, memang tidak banyak yang dapat dibanggakan, kecuali kamampuan berbahasa Inggris-nya yang sama saja dengan warga Trianza lainnya. Terlepas dari itu, masakan mama Ayu semakin membangkitkan nafsu makan warga Trianza yang memang rakus.

 

Warning : All rights reserved. Unauthorized duplication is a violation against applicable laws.

Copyright 2003. Trianza!